Wartakapuas.id Sanggau – Pemerintah daerah Kabupaten Sanggau sudah melakukan berbagai upaya untuk pencegahan dan penanganan stunting. Oleh karena itu, Posyandu online ini dinilai sangat efektif dilakukan, karena data hasil pelayanan di lapangan bisa diupdatekan secara berkala dan akurat.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, yang juga Ketua tim percepatan penanganan stunting Kabupaten Sanggau saat menghadiri pencanangan posyandu online dan penimbangan serentak di Kabupaten Sanggau di Jl. RE. Marthadinata, Gang Amal, Kelurahan Tanjung Kapuas, Kecamatan Kapuas, Selasa, (17/4/2023).
“Nantinya Posyandu online ini bisa menghasilkan data yang cepat dan akurat apalagi sekarang fasilitas penunjang sudah kita penuhi meskipun belum semuanya,” kata Yohanes Ontot.
Lanjut Ontot, sapaan akrabnya, Nah dengan adanya posyandu ini kasus stunting bisa diminalisir dan tahun 2024 ditargetkan kasus stunting di Sanggau bisa turun menjadi 14 persen sesuai dengan target nasional,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Ginting mengatakan, saat ini Dinas Kesehatan sudah melakukan pengadaan fasilitas penunjang seperti alat ukur Antropometri dan timbangan digital.
“Data kasus stunting ini ada dua sumber yaitu SSGI tercatat 32,5 persen, sementara E-PPGBM tercatat 17 persen,” kata Ginting, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau.
“Nah, melalui program posyandu online tahun 2024 kasus stunting di Kabupaten Sanggau bisa ditargetkan 14 persen,” ujar Ginting. (Andi)