INFO PMI SANGGAU
JUMLAH KETERSEDIAAN DARAH PMI SANGGAU >>> GOLONGAN DARAHA : A = B= 0=
banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90

Panwaslu Kecamatan Parindu Adakan Rakor Pendistribusian Logistik Tahap Satu Pemilu 2024

Avatar photo

Wartakapuas.id Sanggau – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Parindu mengadakan rapat koordinasi Pengawasan Pengadaan dan Pendistribusian Logistik Pemilu 2024 bertempat di Kantor Panwaslu Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Rabu (6/12/2023)

Rakor dengan tema “Indentifikasi kerawanan dalam pendistribusian logistik pemilu tahun 2024 yang dihadiri oleh jajaran pengawas desa dan panitia pemilihan kecamatan (PPK).

Ketua Panwaslu Kecamatan Parindu, Marta Syiau Lilih mengatakan bahwa rakor ini bertujuan agar seluruh pihak yang menjadi penanggung jawab yang tergabung dalam Tim Fasilitasi baik itu jajaran pengawas desa dan PPK Kecamatan Parindu dapat melakukan pencegahan dan mengoptimalkan pengawasan pengadaan dan pendistribusian logistik Pemilu 2024, ujarnya.

“Terkait dengan pendistribusian logistik, ini merupan momen dari tahapan pemilu. Oleh karena itu, dalam rakor ini kami mengundang penyelenggara pemilu di tingkat kecamatan Parindu, agar pengawasan logistik nanti bisa terawasi bersama dengan maksimal,” ujar Marta.

Lanjut dikatakan oleh ketua Panwaslu Kecamatan Parindu,  Marta Syiau Lilih menyampaikan terkait dengan logistik tahap 1 yang akan didistribusikan seperti: bilik dan kotak suara, tinta, segel dan kabel ties, jelasnya.

Sementara itu, ketua PPK Kecamatan Parundu, Andreas mengatakan bahwa dengan letak geografis yang sangat mendukung. Oleh karena itu, untuk pendistribusian logistiknya tidak begitu sulit, tuturnya.

Andreas juga menyampaikan dengan letak geografis yang sangat mendukung, tidak menutup kemungkinan ada kerawanan tersebut muncul kekhawatiran terjadi pelanggaran yang akan menghambat pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang.

“Menyikapi  kerawanan tersebut, maka dalam kesempatan ini menyelenggarakan rapat koordinasi pengawasan distribusi logistik guna menunjukkan sikap komitmennya dalam rangka memastikan tahapan pemilu berjalan sesuai dengan harapan tanpa ada pelanggaran,” harap Andreas. (*)