INFO PMI SANGGAU
JUMLAH KETERSEDIAAN DARAH PMI SANGGAU >>> GOLONGAN DARAHA : A = B= 0=
banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90

Sanggau Resmi Tetapkan KLB DBD

Avatar photo

Wartakapuas.id Sanggau – Pemerintah Kabupaten Kabupaten Sanggau menetapkan kejadian luar biasa (KLB) demam berdarah dengue (DBD). Hal tersebut dikatakan oleh Pelaksana tugas (Plt) Bupati Sanggau, Yohanes Ontot bahwa Surat Edaran (SE) Kejadian Luar Biasa Demam Berdarah Dengue (KLB DBD) pada 17 November 2023 sudah diririnya tandatangai. Oleh karena, semua organisasi perangkat daerah (OPD) terkait diminta serius dalam menangani DBD.

“SE KLB sudah saya tandatangani. Jadi, mulai 17 November 2023 Sanggau KLB DBD. Mudah-mudahan ini bisa berjalan dengan baik, sebagai rambu-rambu bagi setiap OPD untuk menyesuaikan tindakkannya. Saya kira dinas-dinas terkait harus tunning, harus care, harus mampu mengakomodir dan mengkoordinir seluruh  jajaran di bawah. Terkoordinir dan terintegrasi,” katanya usai apel pencegahan dan kesiapsiagaan, penanggulangan DBD, Jumat (17/11/2023)

Menurutnya, OPD terkait tidak boleh lagi santai dalam hal penanggulangan DBD. KLB sejatinya mengisyaratkan bahwa DBD sudah tidak dalam batas yang normal sehingga stakeholder harus bergerak cepat, tegas, tepat dan terkoordinasi.

“Tidak bisa lagi berleha-leha. Kalau kejadian luar biasa orang berjalan landai-landai saja seperti melihat situasi-situasi yang biasa saja, itu tidak bisa. Harus bergerak cepat, tegas, koordinasi, kiri kanan, depan belakang. Kalau kejadian luar biasa dianggap hal yang normal, tidak usah kita buat KLB,” tegasnya.

Ontot juga mengakui sarana dan prasarana pencegahan dan penanggulangan DBD dirasakan masih sangat kurang. Dirinya juga telah menggelar rapat antar OPD, perbankan dan perusahaan.

“Paling tidak mereka bisa kongsi beli satu. Dari Pak Kajari ada (alat fogging). Sekali lagi kita semua terutama instansi teknis bekerja lebih efektif, lebih serius. Bukan mereka tidak serius, tapi ini kejadian luar biasa, harus gaspol,” katanya.

Ontot berharap DBD dapat ditekan dan tidak ada lagi kasus baru. Oleh Sebab itu, dengan gerakan massal, gerakan moral kemanusiaan, mudah-mudahan wabah demam berdarah ini bisa kita tekan dan kita basmi bersama-sama, harap Wakil Bupati dua periode. (*)