INFO PMI SANGGAU
JUMLAH KETERSEDIAAN DARAH PMI SANGGAU >>> GOLONGAN DARAHA : A = B= 0=
banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90

Pemuda Katolik Dukung Aparat Berantas Tindak Pidana Perdagangan Orang

Avatar photo

Wartakapuas.id Sanggau – Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang Sanggau, Hubertus V Wake menyerukan Kepada seluruh kader Pemuda Katolik Komisariat Cabang Sanggau untuk turut serta membantu aparat memberantas tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Hal ini disampaikannya sehubungan dengan semakin maraknya TPPO.

“Saya serukan kepada kawan-kawan kader Pemuda Katolik di Komcab Sanggau untuk turut serta membantu aparat dalam pemberantasan tindak pidana perdagangan orang (TPPO), karena mengingat semakin maraknya pekerja migran kita yang bermasalah di luar negeri, serta Sanggau ini boleh dikatakan sebagai ‘pintu’ keluar masuk pekerja migran kita” ungkap Wake. Senin (12/6/2023)

Wake juga mengatakan bahwa Pengurus Pemuda Katolik Indonesia juga telah melakukan kerjasama lewat penandatanganan MoU dengan BP2MI terkait informasi dan penanganan pekerja migran Indonesia (PMI) serta menjadi organisasi pertama yang melakukan MoU dengan BP2MI ini.

“Pemuda Katolik lewat pengurus pusat juga telah melakukan kerjasama dengan BP2MI melalui penandatanganan MoU tentang perlidungan pekerja migran Indonesia tahun lalu, hadir dan menandatangani langsung MoU tersebut adalah kepala BP2MI Bapak Beny Rhamdhani dan ketua umum pengurus pusat Pemuda Katolik Stefaus Asat Gusma.” terang Wake

“Dalam kesempatan ini juga saya menghimbau bagi masyarakat terkhusus masyarakat Sanggau yang ingin menjadi pekerja di luar negeri agar benar-benar mengurus ijin kerja sesuai ketentuan dan melalui agen-agen resmi yang terdaftar pada pemerintah kita. Semuanya gampang diakses karena saat ini sudah era digital” ujar Wake

Lanjut Wake sapaan akrabnya, mengenai jasa dan sumbangsih para PMI kurang terpublikasikan, sehingga PMI masih dianggap sebagai pekerjaan rendah dan menjadi sumber masalah.

“Kontribusi 159,6 Triliun tiap tahun dalam bentuk remitan telah disumbangkan para PMI, para pejuang devisa. Sumbangan ini adalah yang terbesar kedua setelah sektor Migas, bahkan di atas sumbangan sektor pariwisata.”

Wake berpesan, agar kita tetap solit untuk menindaklanjuti Kerjasama dengan memberikan dampak positif terhadap pelindungan PMI secara komperhensif. (Andi)