INFO PMI SANGGAU
JUMLAH KETERSEDIAAN DARAH PMI SANGGAU >>> GOLONGAN DARAHA : A = B= 0=
banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90

Bupati Sanggau Melauching Penyerahan Bantuan Pangan tahun 2023

Avatar photo

Wartakapuas.id Sanggau – Dalam rangka pemebuhan pangan kepala keluarga penerima manfaat (KPM), terutama saat menghadapai inflasi dan fluktuabsi harga, maka pemerintah daerah Kabupaten Sanggau melaunching penyaluran cadangan beras Pemerintah untuk bantuan pangan 2023.

Penyaluran cadangan beras Pemerintah untuk bantuan pangan 2023 di lauching oleh Bupati Sanggau Paolus Hadi di halaman Kantor Bupati Sanggau. Sabtu (15/4/2023)

Pada kesempatan tersebut Bupati Paolus Hadi saat melaunching pelepasan bantuan pangan Pemerintah menyampaikan Pemerintah Pusat melalui para Menterinya mendorong agar cadangan beras Pemerintah dibagikan kepada KPM yang tercatat di dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Terimakasih kepada bapak Presiden yang telah memberikan bantuan beras ini kepada masyarakat Sanggau. Dengan bantuan ini diharapkan dapat menekan inflasi yang cenderung mengalami kenaikan,” ujar Bupati.

Sementara itu, Kepala Bulog Sanggau Dionisius Hendra ditemui menuturkan, bahwa bantuan pangan berupa beras 270 ton dari Pemerintah Pusat di berikan kepada 27.216 KPM yang tersebar di 15 Kecamatan di Kabupaten Sanggau.

Dion, sapaan akrabnya menyebutkan, bantuan pangan tersebut diberikan kepada KPM dalam rangka menghadapi hari raya idul fitri, dan juga menekan angka inflasi yang saat ini sedang tinggi-tingginya dan juga penanganan pasca Covid.

“Intinya bantuan ini bertujuan meringankan beban masyarakat,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan (DKPTPHP) Kabupaten Sanggau Kubin yang menyaksikan langsung pelepasan bantuan pangan tersebut menyampaikan dengan bantuan ini dapat menambah stok pangan di masyarakat.

Kubin memastikan bahwa stok pangan dan sayur mayur di Kabupaten Sanggau aman dan stabil.

“Bahan pangan kita aman, yang kita khawatirkan peralihan Musin kita ke Elnino sehingga berpotensi memicu gagal panen. Kita berharap mudah-mudahan itu tidak terjadi,” ungkap Kubin. (Andi)