INFO PMI SANGGAU
JUMLAH KETERSEDIAAN DARAH PMI SANGGAU >>> GOLONGAN DARAHA : A = B= 0=
banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90

Buka Perayaan Cap Go Meh, Bupati Sanggau Ingin Setiap Suku Mengekspresikan Adat Budayanya

Avatar photo

Wartakapuas.id Sanggau – Bupati Sanggau, minta agar masyarakat Tionghoa di Kabupaten Sanggau tetap kompak, bersatu dan kokoh bersama dalam mengekspresikan Adat Budayanya.

“Dalam hal ini, Kita butuh kebersamaan dan gotong royong untuk membangun Kabupaten Sanggau,” kata Bupati Sanggau Paolus Hadi saat membuka  Perayaan Cap Go Meh  2574 tahun 2023 di Komplek Klenteng Tri Dharma Sanggau. Minggu (5/2/23).

PH sapaan akrabnya menjelaskan bahwa Kabupaten Sanggau terdiri dari beragam suku, budaya dan agama yang telah diakui oleh pemerintah. Oleh karena itu, ini yang menjadi kekuatan kita dalam keberagaman, ujarnya.

” Saya berharap siapa pun yang menjadi pemimpin Sanggau kedepannya tetap mengutamakan budaya yang ada di Kabupaten Sanggau. Karena adat dan budaya  merupakan kekuatan kita,” harap Bupati dua periode.

orang nomor satu di Bumi Daranante ini ingin agar setiap  suku di Kabupaten Sanggau tetap mengekspresikan adat budayanya. “Saya yakin dengan adanya kegiatan seperti ini akan memperkenalkan adat dan budaya sehingga masyarakat luas akan mengenal dan menghargai dan menciptakan persatuan di Kabupaten Sanggau” tuturnya.

Sementara itu Ketua Panitia Perayaan Imlek dan Cap Go Meh Kabupaten Sanggau tahun 2023, Hendy Ceu Adinata mengatakan tahun ini kita mengusung tema “Adat budaya lestari, Sanggau bangkit” memberi pesan bahwa budaya dapat meningkatkan nilai suatu bangsa.

“Sanggau yang memiliki banyak sekali budaya daerah sangatlah unik, dan apabila keunikan itu dapat dilestarikan, maka Sanggau akan bangkit. Bangkit dalam hal bersatu, bangkit dalam hal toleransi, bangkit dalam hal saling menghargai, bangkit untuk tidak mudah terpengaruh oleh budaya-budaya asing dan bangkit untuk bersama memajukan Kota Sanggau,”katanya.

Dikatakannya, dengan adanya kegiatan ini, budaya etnis Tionghoa dikenal dan dipahami secara luas oleh masyarakat di Kabupaten Sanggau. Kemudian, adanya rasa kekeluargaan antar etnis budaya di Kabupaten Sanggau, sehingga lahir sikap saling menghargai dan tumbuh rasa saling menyayangi.

“Sehingga kota Sanggau aman, tertib, dan nyaman bagi semua etnis budaya. Dan juga memperkenalkan objek pariwisata dan kuliner di Kabupaten Sanggau dan menjadi sumber pemasukan tambahan bagi masyarakat yang berdagang,”tuturnya. (Andi)