banner 728x250 banner 728x250

Siswa dilarang Bawa Lato-Lato ke Sekolah

Avatar photo
banner 120x600

Wartakapuas.id Sanggau – Satuan pendidikan, baik dari tingkat Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP)  agar melarang peserta didiknya masing-masing membawa lato-lato ke sekolah.

Hal tersebut disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Dikbud Sanggau Alipius kepada wartawan.  Kamis (12/1/ 23)

“Kami memaklumi bahwa permaian lato-lato ini memang lagi viral dan disukai oleh anak-anak, tapi memainkannya harus ada aturannya, tidak boleh di lingkungan sekolah,” kata Alipius.

Alipius menyampaikan alasan mengapa lato-lato dilarang dimainkan di lingkungan sekolah, karena dikhawatirkan menggganggu konsentrasi belajar siswa selama proses belajar mengajar.

“Kenyamanan dan ketenangan di sekolah juga jadi terganggu dengan suara atay bunyi dari bola lato-lato ini,” ungkapnya.

Meski secara formal pihaknya belum mengeluarkan surat edaran khusus pearangan membawa lato-lato ke sekolah, namun dijelaskan Alipius bahwa pihaknya secara informal sudah menyampaikan secara lisan kepada sekolah-sekolah untuk diteruskan ke peserta didik.

“Melalui rapat-rapat ataupun pertemuan dengan forum guru sudah kita sampaikan larangan ini. Hal ini juga sudah kami sampaikan ke pak Bupati. Kalau nanti memang diperlukan surat edaran khusus maka surat edaran tersebut bisa saja kami buatkan dengan berbagai pertimbangan,” ungkapnya.

Kepada para orang tua, Mantan Camat Kapuas itu mengingatkan agar mengawasi anak-anaknya saat bermain lato-lato di luar rumah.

“Kalau di sekolah bisa diawasi guru maupun tenaga pendidik yang lain, tapi kalau di rumah itu yang sulit. Orang tua harus lebih ekstra mengawasi, jangan sampai anak-anak kita cidera karena pernainan ini,” pungkasnya.(*)

error: Content is protected !!