banner 728x250

Wabup Sanggau Yohanes Ontot menutup Perhelatan MTQ XXX Tingkat Kabupaten Sanggau

Avatar photo
banner 120x600

Wartakapuas.id Sanggau – Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot resmi menutup Perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXX tingkat Kabupaten Sanggau berlangsung meriah. Perhelatan akbar yang berlangsung sejak tanggal 27 September – 02 Oktober 2022 di lapangan Gelora Gunung Semarong, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat, Selasa (27/09/2022).

Pada kesempatan tersebut, wakil Bupati asanggau menuturkan, bahwa tujuan dilaksanakannya MTQ tingkat kabupaten adalah pertama agar kita semua dapat meningkatkan kesadaran umat terutama meningkatkan hubungan manusia dengan Tuhan sang pencipta dan hubungan manusia dengan sesama manusia dengan alam semesta. Kedua, MTQ bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kemapuan kita membaca seni baca Alquran serta kesenian Alquran lainnya. Ketiga, mencari qori-qori’ah, hafidz-hafidzah, serta Khatath dalam menghadapi MTQ ke-30 tingkat Provinsi Kalbar di Kabupaten Ketapang.

banner 728x250

“Pesan saya tidak hanya saat menghadapi MTQ, tapi belajar dan belajarlah karena fasiltas dan sumber daya yang cukup memadai. Oleh karena itu,  saya rasa cukup untuk masing-masing kecamatan berlatih. Saya minta para Ketua LPTQ Kecamatan untuk melatih betul anak-anak kita yang berpotensi mengikuti MTQ baik tingkat Kabupaten, Provinsi, maupun Nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua LPTQ Kabupaten Sanggau Burhanuddin menyampaikan MTQ pada hakikatnya sebagai sarana pembinaan mental spritual sekaligus ajang mempersatukan umat dimana MTQ itu diadakan juga membangun ekonomi kerakyatan.

“Terimakasih tak terhingga kepada Pemerintah Kabupaten Sanggau, panitia pelaksana MTQ Kabupaten Sanggau di Kecamatan Tayan Hulu serta dukungan penuh instansi vertikal, TNI/Polri, SKPD di lingkungan Pemkab Sanggau, BUMN/BUMD, tokoh agama, tokoh masyarakat, paguyuban, dan seluruh komponen masyarakat Tayan Hulu yang telah bersatu padu bergotong royong mendukung hingga terlaksananya kegiatan MTQ ini,” pungkas Burhan.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Umum MTQ ke XXX  tingkat Kabupaten Sanggau di Tayan Hulu, Inosensius Nono menyampaikan, pelaksanaan MTQ merupakan wahana memacu pengembangan tilawah, hafalan, serta pendalaman isi Alquran.

“Upaya yang dilakukan tidak boleh berhenti sampai disini saja, tentu seiring ditutupnya MTQ.  Kegiatan yang bersifat kolosan dan syariat dengan siar islam akan menjadi sia-sia dan percuma saja apabila tidak meninggalkan bekas di tengah masyarakat sehingga kita boleh menjadikan MTQ ini sebagai momentum memperkuat iman kita dan memperkuat rasa persaudaraan kita antar umat beragama sebagai pondasi untuk generasi kita yang akan datang,” pungkasnya. ( Andi)

error: Content is protected !!