banner 728x250

Tutup Bimtek Perangkat Desa, Bupati Sanggau Sebut Ada Tiga Hal Untuk Menguatkan Pasak

Avatar photo
banner 120x600

Wartakapuas id Sanggau – Bupati Sanggau Paolus Hadi menuturkan bahwa, Perangkat Desa itu ibaratkan pasak-pasak yang harus bersatu dan kuat. Ia menambahkan, agar bisa bersatu dan kuat, yang pertama adalah Pemerintahan Desa harus menyatukan visi misi pembangunan Desa.

“Pasak itu adalah tempat yang ditusuk supaya kuat, dan kokoh. Di dalam Pemerintahan Desa itu ada Kades, ada Sekdes, dan jajarannya. Supaya pasak-pasak ini benar-benar kuat, ingatlah lirik lagu Mars Kota Sanggau tadi, pasak ini adalah simbol pemersatu,” ujar Bupati Sanggau saat menutup kegiatan Bimbingan Teknis Perangkat Desa se-Kabupaten Sanggau, di salah satu Hotel di Pontianak (2/9/2022).

banner 728x250

Orang nomor satu di Bumi Daranante ini menyebutkan, pasak itu berasal dari orang-orang yang berada di dalamnya. Dengan suku bangsa, agama, pendidikan, serta latar belakang yang berbeda-beda namun harus kompak.

“Kita ini penyelenggara negara, penyelenggara pemerintah, penyelenggara Desa. Sehingga jangan sampai, Kades punya perangkat yang tidak bersatu. Kalau kalian tidak menjadi satu kesatuan yang bersatu, tergoyanglah Pemerintahan ini,” katanya tegas.

Hal kedua yang disampaikan Bupati Sanggau dua periode ini adalah sumber daya manusia seperti bentuk intelektual, pemahaman bersama yang berkaitan dengan administrasi, keuangan, aset, akan mempengaruhi hasil pelayanan publik yang baik.

“Bukan soal kebersamaan dan kekompakannya saja. Kalau bicara administrasi seperti Sipades, Kades itu sama seperti saya (Bupati), artinya Kades dan jajaran harus paham aturan,” kata Paolus Hadi.

“Kalau saya dibohong Pak Alian (Kepala DPMPemdes), saya ndak ngerti, ya percaya saja. Pokoknya aman pak, kata Bu Anna (Kepala BPKAD) yang ngurus keuangan. Ditambah inspektoratnya juga tidak mengerti bagaimana cara memeriksanya, makin parahlah saya,” sambungnya sambil mengilustrasikan.  

Pria yang kerap disapa PH ini pun menyebutkan hal ketiga yang terpenting untuk penguatan pasak-pasak tersebut.

“Yang tidak kalah penting adalah soal percaya diri. Kalau kita tidak percaya diri, kita tidak akan yakin dapat hasil yang baik dari apa yang kita lakukan,” pesannya.

Dan kalian yang hadir di tempat ini harus bersyukur karena diberi kesempatan melalui keuangan Desa untuk memperoleh pendidikan ini,” sambung PH. (Andi)

error: Content is protected !!