mgid.com, 605850, DIRECT, d4c29acad76ce94f
banner 728x250

Bupati Sanggau Meresmikan Gereja Katolik Stasi Batu Besi, Paroki Tayan Hilir

Wartakapuas.id Sanggau – Bupati Sanggau Paolus Hadi, didampingi oleh Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot meresmikan gedung gereja Katolik Santo Yohanes Rasul Stasi Batu Besi, Desa Sejotang, Paroki Tayan Hilir, Keuskupan Sanggau. Gedung Gereja tersebut diberkati oleh Uskup Sanggau, Mgr. Julius Giulio Mencuccini, C.P, Sabtu (8/1/2022).

“Kedatangan rombongan Bupati bersama Uskup keuskupan Sanggau disambut dengan upacara adat setempat dan diiringi dengan tarian daerah”

Hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Kalbar, Fransiskus Ason, para Anggota DPRD Kabupaten Sanggau, Kepala OPD Kabupaten Sanggau, Pastor, Ketua TP PKK Kabupaten Sanggau, Ny. Arita Apolina,  Ketua GOW Kabupaten Sanggau, Ny. Yohana Kusbariah Ontot, Camat Tayan Hilir, Lovianus Anus, Kepala Desa Sejotang, serta para umat Stasi Batu Besi, Desa Sejotang serta tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Sanggau Paolus Hadi menyampaikan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati Sanggau dan Uskup hadir di Dusun Batu Besi, Desa Sejotang, Kecamatan Tayan Hilir ini dalam rangka meresmikan sekaligus pemberkatan gedung Gereja Katolik Santo Yohanes Rasul Stasi Batu Besi, Paroki Tayan Hilir ini.

“Semoga apa yang disampaikan tadi dalam sambutan yang dimana sudah banyak di sampaikan oleh panitia bahwa pembangunan gereja ini merupakan swadaya serta dukungan dari pemerintah daerah Kabupaten Sanggau serta para donatur. Nah, saya berharap ini terus dibudayakan kepada umat-umat, baik itu kristen, muslim dan semuanya,”.

Bupati Sanggau Dua Periode berharap bahwa, Gereja ini momen yang dimana partisipasi umat itu bagus dan semoga ini bermanfaat, dapat digunakan, serta terus berkembang, bukan hanya fisik yang bagus. Akan tetapi iman para umat juga semakin baik, serta dengan berdirinya gereja ini merupakan bukti fisik bahwa umat mencintai Tuhan.

Pada kesempatan yang sama, Uskup Sanggau Mgr. Julius Giulio Mencuccini, C.P menyampaikan dengan berdirinya gereja ini sebagai bukti fisik bahwa umat mencintai tuhan.
“Dengan berdirinya gereja yang megah ini juga sebagai tempat kita menuai berkah. Kemudian gedung gereja ini juga sebenarnya bukti umat rajin sembahyang. Selanjutnya, kita harus berani mewartakan, menjadi saksi dari iman kita bahwa kita orang katolik dan jangan malu untuk mengakui bahwa kita adalah orang katolik,” pesan Uskup Sanggau Mgr. Julius Giulio Mencuccini, C.P. (Andi)

error: Content is protected !!