INFO PMI SANGGAU
JUMLAH KETERSEDIAAN DARAH PMI SANGGAU >>> GOLONGAN DARAHA : A = B= 0=
banner 728x250 banner 728x250

DPMPEMDES Kabupaten Sanggau Menyelenggarakan Kegiatan Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu

Avatar photo

Wartakapuas.id – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Pemerintahan Desa Bidang Pemberdayaan Kabupaten Sanggau Menyelenggarakan Kegiatan Peningkatan Kapasitas Kader Pos Pelayanan Terpadu (POSYANDU) Kabupaten Sanggau Tahun 2023, bertempat di Aula Hotel Meldy Sanggau. Senin (04 s/d 09 September 2023).

Bupati Sanggau, yang diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Ginting berharap kemandirian serta keaktifan kader Posyandu dalam penyelenggaraan Pemerintah Desa.

banner 728x90 banner 250x250

“Sesuai dengan Visi Bupati Sanggau yaitu “Sanggau Maju Dan Tersepan” maka saya berharap agar desa kedepannya harus dapat maju dan mandiri, sesuai dengan cita-cita kita bersama. Oleh karena itu, Saya berharap partisipasi dan semangat gotong royong masyarakat khususnya Kader Posyandu pada hari ini untuk membangun desanya demi meningkatkan SDM di desa nya masing-masing,” pungkasnya. Senin (4/9/2023)

Saya juga berharap agar Para Kader ini dapat terlibat langsung dalam penyelenggaraan pemerintah di desa nya.

“Sebagai Kader Posyandu, saya berharap kalian dapat ikut berperan dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat dan keluarga dengan lebih meningkatkan kesehatan ibu dan anak melalui kegiatan POSYANDU. Pesan saya dalam melaksanakan tugas dan fungsi sebagai seorang kader posyandu untuk lebih aktif berkomunikasi dan berkoordinasi dengan unsur pemerintahan desa, lembaga kemasyarakatan desa dan tokoh masyarakat,” ujar beliau.

Kepala Dinas Kesehatan Kab. Sanggau juga menyampaikan bahwa pentingnya penyampaian kembali edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya kesehatan

“Kalau kita ingin menuju Indonesia sehat, Sanggau yang sehat, harus tetap konsisten dalam penanganan nya agar yang sakit segera kita atasi dan yang sehat kita jaga agar tetap sehat. Kami sebagai pelopor atau pihak yang bertanggungjawab ini harus melakukan Re-edukasi kepada kader posyandu,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Kabupaten Sanggau, Arita Apolina menyampaikan beberapa materi mengenai program pengembangan di Posyandu untuk para Kader Posyandu. Beliau berpesan agar para Kader selalu memperhatikan program kegiatan yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan desanya

“Untuk para Kader harus teliti dan selalu melakukan monitoring serta identifikasi mengenai potensi maupun masalah yang ada di desa nya. Hal itu dapat memudahkan kita dalam membantu penyelenggaraan pemerintah desa. Begitu pula peran Kader Posyandu dalam Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga, lihat apa saja yang menjadi indikator kesejahteraan keluarga di lingkungan nya,” pungkasnya.

Ibu Arita Apolina juga berpesan agar para kader Posyandu ini selalu berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pemerintah desa

“Semua program kerja para kader Posyandu ini dapat terlaksana juga jika selalu melakukan koordinasi dengan pemerintah desa. Salah satu hal terkait dengan pemberdayaan kesejahteraan keluarga yaitu pencegahan stunting, para kader posyandu ini dapat menjadi pelopor dalam pencegahan stunting dengan perbaikan pola makan, pola asuh dan sanitasi yang baik,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sanggau Henny Lorryda Yuliana juga mengingatkan agar para kader harus selalu berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pemerintah desanya.

“Monitoring dan evaluasi harus selalu dilakukan demi peningkatan kesehatan, kesejahteraan dan pendidikan,” jelasnya.

Sekretaris DPMPEMDES Kabupaten Sanggau, Eddy Santana juga berpesan agar para kader Posyandu ini dapat memperhatikan semua indikator penyelenggaraan program posyandu.

“Para kader posyandu mesti memetakan dan merencanakan program kerja nya demi terwujudnya penyelenggaran kegiatan sebagai bentuk peningkatan kesejahteraan masyarakat, kesehatan maupun SDM di daerahnya masing-masing,” pungkasnya.

Eddy Santana juga berharap agar para kader Posyandu ini dapat berperan efektif dan efisien.

“Kreativitas dan inovasi perlu dilakukan demi meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) dan mendorong insentif demi kinerja yang baik. Lakukan identifikasi ulang serta koordinasi kepada pemerintah desa terkait kebutuhan program Posyandu. Selain itu para kader Posyandu ini juga harus bisa menjadi agen penggerak sekaligus agen perubahan untuk mendorong kemajuan ekonomi, kesehatan serta pendidikan yang ada di desa,” tutupnya. (*)